MENGKRITIK KREATIVITAS ANAK. BERIKUT CARA YANG BAIK DAN DIANJURKAN. BACA SELENGKAPNYA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak Ibu orang tua sekalian berikut cara memberikan kritik pada anak atau siswa yang baik. Baca selengkapnya
Tak ada salahnya mengkritik karya anak. Itu artinya orang tua mempersiapkan anak untuk siap dikritik atas hasil karyanya. Kritiklah dengan kalimat yang tepat, terutama kritikan yang membangun, agar anak siap menghadapi penilaian orang lain. 
Oleh : Marsita Riandini

Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Tak heran karya yang dihasilkan pun juga beragam. Sejak usia dini, sudah tampak pada diri anak dengan berbagai kreativitas yang dilakukan. Namun, tidak semua anak berkesempatan untuk mengembangkannya, lantaran lebih banyak mendapatkan kritikan yang membuatnya “jatuh”. Lantas perlukah anak mendapatkan kritikan?


Orang tua boleh saja mengkritik kreativitas yang dilakukan anak. Tapi ada hal yang harus dipahami orang tua, ada banyak kritikan yang membangun, tetapi jauh lebih banyak lagi kritikan yang menjatuhkan. Tadinya orang bisa membuat karya lebih baik, karena kritikan yang disampaikan tidak tepat membuat seseorang  menjadi tidak semangat. Demikian yang disampaikanoleh Endah Fitriani, M. Psi. Psikolog kepada For Her. “Begitu pula dengan anak. Silahkan saja memberikan kritikan. Tetapi dengan bahasa kritikan yang membangun. Memberikan saran, yang membuat anak tambah bersemangat untuk mengembangkan kreativitasnya itu,” ucap Konselor di BKKBN Perwakilan Kalbar ini. 

Bagus tidaknya sebuah karya menghasilkan penilaian yang berbeda. Demikian pula pada kreativitas yang dilakukan anak.  Orang tua memiliki peranan penting untuk mendukungnya, terutama bila kreativitas yang dilakukan anak positif. “Kreastivitas itu khan cara individu untuk menghasilkan sesuatu dengan berbagai metode, gaya, untuk menghasilkan sesuatu yang unik dan baru. Biasanya hal itu sudah terlihat sejak anak usia dini,” ucap dia. 

Kreativitas yang dimiliki anak, kata Endah bisa menjadi dasar untuk anak melangkah selanjutnya. Saat melakukan beragam hal, anak memiliki karakter suka mencoba-coba. Dari situ pula sebenarnya semakin tumbuh kreativitas  anak. “Jika anak mendapatkan kritikan yang tepat, maka ketika gagal dia terus mencoba dan mencoba  untuk menghasilkan kreativitas yang baru. Tinggal bagaimana orang tua membantu anak. Terpenting itu biarkan anak mengeksplore dulu kemampuannya,” kata Guru BK di SMP N 10 Pontianak ini. 

Endah mencontohkan, ada anak yang senang menggambar pada usia yang baru 5 tahun. Di usianya itu, gambar yang dihasilkan masih memerlukan banyak perbaikan. Disinilah orang tua bisa mengkritik anak, tetapi bukan dengan cara mengatakan karya tersebut jelek, tidak bagus, atau bahkan dilengkapi dengan mimik wajah yang tidak menyenangkan. 

Kritikan tersebut, lanjut Endah salah besar. Anak akan kehilangan semangat untuk menghasilkan gambar yang bru. Anak enggan kembali bangkit bahkan berpikir apa yang dilakukannya sia-sia, karena orang tua tidak suka. “Orang tua bisa menjelaskan kepada anak bahwa karya yang dihasilkan sudah cukup baik. Tetapi ada penambahan dibeberapa tempat, apakah itu warna, atau yang lainnya. Minta pula pendapat anak,” ucapnya. 

Jika anak terlalu dikekang, kreativitasnya tidak tumbuh. Dia punya banyak ide, tetapi dia memilih untuk diam. “Seperti anak usia balita. Ingin melakukan ini itu, orang tuanya bilang jangan, nanti kotor lantainya, nanti begini nanti begitu. Gerak anak dibatasi. Ini yang membuat anak menjadi tidak nyaman, dan malas untuk ngapa-ngapain,”papar dia. 

Nantinya, lanjut dia akan berpengaruh ketika anak masuk ke dunia sekolah. Disaat teman-teman lainnya sudah berada pada vase perkembangan dengan kreativitas yang baik, anak justru tertinggal jauh dibelakang. “Ketika usia sekolah, anak-anak seusianya sudah bisa menggambar kupu-kupu. Teman-temannya sudah bisa, tetapi dia baru mau belajar,” pungkasnya.


Terima Kasih telah membaca artikel ini. semoga bermanfaat dan menambah kesadaran kita akan pentingnya mengetahui cara menghadapi anak.
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "MENGKRITIK KREATIVITAS ANAK. BERIKUT CARA YANG BAIK DAN DIANJURKAN. BACA SELENGKAPNYA"

Posting Komentar