Menpan RB Gagas Program Redistribusi ASN

Menteri PANRB Asman Abnur mengungkapkan adanya gagasan program redistribusi atau penataan pegawai pada sejumlah daerah di Indonesia yang memiliki jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) berlebih.

Hasil gambar untuk menpan rb yang baru


"Ada beberapa daerah yang sudah berlebih pegawainya, belanja pegawainya diatas 60 persen. Nah, jadi kami targetkan yang berlebih ini. Kami usahakan me-redistribusi ke daerah lain," kata Asman di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016).

Terkait jumlah ASN yang akan dilakukan redistribusi, Asman mengaku saat ini masih mengevaluasi dan menghitungnya lebih lanjut.

Ia pun menampik bahwa gagasan redistribusi pegawai ini akan berujung pada rasionalisasi jumlah ASN di Indonesia.

"Saya berani bicara jumlahnya. Redistribusi itu kan, memindahkan pegawai yang berlebih ke daerah yang kurang," ucapnya.

Saat disinggung kemungkinan adanya penolakan dari para ASN yang akan diredistribusi, politikus PAN ini memastikan kebijakan itu harus dipatuhi oleh mereka.

"ASN kan, harus patuh pada instansi. Memang ini menjadi salah satu kendala kita sekarang semenjak otonomi daerah. Pegawai itu kan, jadi pegawai lokal, jadi pegawai daerah. Nanti kedepan pelan-pelan pegawai ini jadi perekat nasional. Tidak ada lagi pegawai daerah ini dan itu. Jadi, kalau dia berlebih di satu daerah kita bisa memutasikan ke daerah lain," tuturnya.

Asman pun mencontohkan redistribusi ASN ini seperti pemindahan sejumlah guru SMK dan SMA dari satu daerah ke daerah lainnya yang saat ini telah berjalan.

"Seperti sekarang guru. Kan, ada SMK atau SMA yang sudah menjadi kewenangan provinsi. Jadi, guru itu sekarang sudah bisa dimutasi lintas kabupaten, tidak hanya di kabupaten itu doang. Nanti ini (redistribusi ASN) diatur melalui PP (peraturan pemerintah)," tandasnya.

Demikian info ini kami sampaikan semoga bermanfaat untuk anda dan terimaksih sudah mengunjungi laman kami...
Silahkan di share...




loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Menpan RB Gagas Program Redistribusi ASN"

Posting Komentar