Media dan Rubrik Penilaian Sederhana Ini Picu Gairah Belajar Siswa

Sering penilaian guru terhadap siswa hanya menggunakan tebak-menebak, tidak melalui penilaian sikap, ketrampilan, maupun pengetahuan. Saya merasakan hal yang sama sebagai guru bahasa Inggris kelas IX yang terkendala pada penilaian di akhir semester atau ketika memberikan nilai ujian praktik atau ujian semester kelas IX. Hasil riil dengan hasil yang diminta  berbanding terbalik, banyak yang tidak sesuai dengan hati nurani ketika memberikan nilai yang tidak seharusnya.

Melihat itu saya mencoba membuat media sederhana dan  membuat rubrik yang sederhana pula di SMPN 2 Weru, yang bukan sekolah mitra USAID PRIORITAS tetapi mencoba mengikuti konsepnya. Sekolah ini merupakan sekolah baru yang fasilitasnya masih terbatas.

Media dan Rubrik Penilaian Sederhana Picu Gairah Belajar Siswa

Saya menggunakan media yang murah dibuat dan mudah didapat yaitu media gambar berbentuk boneka yang dibuat dari kain panel dan diisi dakron, gambar-gambar cetak, menggambar di papan tulis, menyanyikan resep ataupun benda-benda yang riil lainnya. Saya membuat media seperti itu agar setiap siswa bisa mengenal  langsung setiap benda dan makna bahasa Inggrisnya. Media- media yang disebutkan tadi digunakan dalam pembelajaran Narrative Text dan Procedure Text di mana siswa merasa lebih tertarik untuk melakukan kegiatan yang saya sajikan baik secara individu, berpasangan, maupun kelompok.

Narrative Text dilakukan dengan menceritakan Collin Things Big sambil menggambar di papan tulis atau mengurutkan cerita bergambar dengan gambar cetak, menceritakan Why The Sun and The Moon Live in The Sky dengan gambar  dari kain panel berisi dakron.

Procedure Text dilakukan dengan menyanyikan resep dengan nada lagu yang mudah dihafalkan sambil mengurutkan setiap bahan dan langkah, bisa juga dengan memeragakan bagaimana membuat sesuatu dengan benda-benda riil sambil bernyanyi, dengan kalimat sederhana yang mudah dipahami siswa tanpa terpaku pada teks yang ada pada buku paket atau teks tertentu. Semua itu membuat siswa lebih tertarik dibandingkan hanya mendengar cerita sambil membaca teks atau meminta siswa  membaca bergiliran. Hal ini membuat siswa melakukannya dengan senang, lebih aktif, dan mengurangi rasa takut maju ke depan atau malu kalau salah.

Untuk memudahkan penilaian, saya mencoba membuat rubrik yang sederhana. Rubrik penilaian ini adalah rubrik hasil diskusi dengan teman-teman guru bahas Inggris dari sekolah mitra USAID PRIORITAS. Rubrik penilaian sederhana ini juga saya diskusikan dengan teman-teman guru di SMPN 2 Weru, di mana mereka juga mencoba untuk melakukan penilaian dengan rubrik penilaian ala USAID dan tidak lagi tebak menebak nilai secara subjektif.

Siswa juga diberitahu kriteria penilaian yang digunakan untuk menilai hasil karya pembelajarannya sehingga mereka menjadi lebih termotivasi untuk melakukan yang terbaik.


Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari www.prioritaspendidikan.org . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.metronesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Mohon Dishare agar semua rekan - rekan kita tahu

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Media dan Rubrik Penilaian Sederhana Ini Picu Gairah Belajar Siswa"

Posting Komentar