Honorarium GTT SMA Dialokasikan dari BOS Mulai Tahun Ini

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialokasikan untuk jenjang SMA/SMK, tidak hanya digunakan untuk menunjang kegiatan operasional sekolah semata, tetapi sebagian dialokasikan untuk membayar honor Guru Tidak Tetap (GTT) yang tidak dibiayai pemerintah provinsi.
Kepala Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah VBanyumas, Djasman, kemarin, mengungkapkan persoalan honor guru tidak tetap merupakan masalah yang sensitif.

Pasalnya hal tersebut berkaitan erat dengan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, honor mereka perlu ditingkatkan. Salah satunya dengan mengalokasikan sebagian anggaran dana BOS yang diterima masing-masing sekolah untuk membayar honor mereka. ”Pemerintah pusat setuju mulai tahun ini anggaran dana BOS sebagian dapat digunakan untuk membayar honor GTT.

Image result for uang

Adapun alokasinya 15 persen dari total dana BOS yang diterima setiap sekolah,” ujar dia. Menurut dia, kebijakan tersebut baru mulai diberlakukan pada tahun ini. Sebelumnya untuk membayar honor GTT, pihak sekolah hanya mengandalkan adanya partisipasi masyarakat. ”Sebelum ada kebijakan itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Pasalnya dana BOS belum boleh digunakan untuk membayar honor GTT,” terangnya.

Dia mengatakan, untuk GTT yang menjadi tanggungan pemerintah provinsi, pembayaran honornya dilakukan langsung oleh pemerintah provinsi. Mereka merupakan GTT yang memenuhi syarat, yakni mengajar 24 jam dalam sepekan dan mata pelajaran yang diampu linier dengan latar belakang pendidikannya. Terpisah Kepala SMK 1 Purwokerto, Asep Saeful Anwar mengatakan, besarnya honor yang diterima GTT pemprov setara dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) ditambah 7,5 persennya.

”Kalau dihitunghitung, kemungkinan GTT jenjang SMA/- SMK negeri di Banyumas akan menerima honor sekitar Rp 1,6 juta per bulan,” katanya. Sementara terkait alokasi dana BOS triwulan pertama, saat ini sudah diterima masing-masing sekolah. Sebelumnya penyaluran dana BOS tersebut sempat mengalami keterlambatan.

Informasi yang diperoleh, belum cairnya dana BOS reguler bagi SMA/SMK negeri tersebut lantaran adanya penyesuaian pos anggaran. Berbeda dengan SMA/SMK negeri, dana BOS reguler bagi SMA/SMK swasta justru sudah cair lebih dulu.

”Dana BOS untuk SMA/SMK negeri cair sekitar dua pekan yang lalu,” jelas Djasman. Perlu diketahui besarnya dana BOS yang diterima sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa yang ada di sekolah. Untuk jenjang SMA/SMK, alokasi dana BOS sebesar Rp 1,4 juta/siswa/tahun. Penyaluran dana BOS tersebut dilakukan setiap tiga bulan (triwulan), yakni Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober- Desember.
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Honorarium GTT SMA Dialokasikan dari BOS Mulai Tahun Ini"

Posting Komentar