Pengelolaan Tidak Sesuai Aturan, Mendiknas Diminta Evaluasi Dana BOS

Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,, rekan-rekan semua yang berada diseluruh Indonesia, Hari ini admin akan membagikan informasi mengenai Pengelolaan Tidak Sesuai Aturan, Mendiknas Diminta Evaluasi Dana BOS

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) diminta untuk mengevaluasi proses penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di seluruh Indonesia. Pasalnya, sampai saat ini masih ada sekolah yang belum mengelola dana itu sesuai aturan. Bahkan patut diduga ada oknum tertentu dari pihak sekolah yang memainkan dana BOS untuk kepentingan pribadi atau kelompok, seperti kerjasama dengan distributor buku dalam pengadaan buku paket sekolah bagi siswa.



"Seperti yang terjadi di Kota Langsa, ada beberapa sekolah yang tidak melakukan pengadaan buku paket bagi siswanya. Padahal salah satu item dalam Juknis penggunaan dana BOS adalah pengadaan buku paket sekolah bagi siswa, tapi ini tidak dilakukan," sebut salah seorang tokoh masyarakat Langsa, Ray Iskandar kepada GoAceh, Senin (16/10/2017).

Ia menjelaskan, ketentuan penggunaan dana BOS di sekolah berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS Tahun 2017 untuk SD, SMP, SMA dan SMK disebutkan, harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara tim BOS sekolah, dewan guru, dan komite sekolah. 

Kemudian, hasil kesepakatan tersebut harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat dan ditanda tangani oleh peserta rapat. Kesepakatan penggunaan BOS harus didasarkan skala prioritas kebutuhan sekolah, khususnya untuk membantu mempercepat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan atau Standar Nasional Pendidikan (SNP). Selain itu, penggunaan BOS diprioritaskan untuk kegiatan operasional sekolah, salah satunya adalah pengadaan buku paket.

“Tapi di Kota Langsa ada sekolah yang tidak melakukan itu, malah bekerja sama dengan penerbit untuk menjual buku paket bagi siswa, ini kan aneh. Kalau buku paket harus dibeli, kamana dana BOS untuk pengadaan buku," ucapnya.

“Karenanya, atas kondisi ini kita minta Mendiknas melalui jajarannya untuk mengevaluasi penggunaan dana BOS secara menyeluruh, agar tepat sasaran dan tidak merugikan anggaran negara," pungkasnya.

Ketua Komisi I DPRK Langsa Maimul Mahdi dalam konfirmasinya terkait pengelolaan dana BOS mengatakan, pihak sekolah harus mengikuti Juknis pengelolaan sesuai dengan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017.  Pihaknya memang sudah menerima laporan dan pengaduan masyarakat terkait adanya sekolah yang tidak mengadakan buku paket bagi siswanya, sehingga siswa harus membeli pada distributor buku yang bekerja sama dengan sekolah.

“Namun informasi ini masih kita kembangkan dan akan kita mintai klarifikasi dari pihak sekolah bersangkutan," tutupnya.
Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari www.goaceh.co . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.metroklik.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Mohon Dishare agar semua rekan - rekan kita tahu

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik

loading...

0 Response to "Pengelolaan Tidak Sesuai Aturan, Mendiknas Diminta Evaluasi Dana BOS"

Posting Komentar