Ikatan Guru Indonesia Minta USBN di SD Dibatalkan

Ikatan Guru Indonesia (IGI) angkat suara terkait rencana penerapan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) di jenjang SD yang mengujikan delapan mata pelajaran (mapel). IGI meminta kebijakan ini dibatalkan.

’’Ini (USBN) jelas upaya menentang pendidikan karakter,’’ kata Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim, saat dihubungi kemarin (29/12/2017).



Dia menjelaskan, penambahan mapel di USBN jenjang SD itu berlawanan dengan penguatan pendidikan karakter yang digaungkan Presiden Joko Widodo.

Sebab pada praktiknya nanti, penambahan mapel itu bakal semakin membuat sisi dan guru berpacu mengejar angka USBN setinggi-tingginya.

Sehingga upaya penguatan pendidikan karakter di SD, yang menjadi pondasi pendidikan masa depan, bakal kian terabaikan.

Menurut dia pembelajaran di SD sebaiknya berfokus pada penanaman dan penguatan pendidikan karakter.

loading...

0 Response to "Ikatan Guru Indonesia Minta USBN di SD Dibatalkan"

Posting Komentar