Kesal kepada Kepsek, Guru Nekat Bakar Sekolah Ngaku Sering Dipersulit saat Mengurus Keperluan

Kebakaran yang menghanguskan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tanjung Selor, ternyata benar bukan murni musibah. Diduga kebakaran yang menghanguskan dua ruang sekolah itu memang disengaja. Ironisnya, pelaku diduga adalah oknum guru di sekolah itu.

Polisi yang bergerak cepat melakukan olah TKP akhirnya berhasil mengamankan pelaku. “Jadi kami berhasil mengungkap pelaku yang melakukan pembakaran terhadap SMA 2 Tanjung Selor,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita kepada Kaltara Pos, kemarin (26/1).



Kebakaran sendiri terjadi pada Selasa (23/1) lalu sekira pukul 19.30 Wita. Dalam kejadian itu, dua ruangan hangus terbakar. Yakni ruang tata usaha yang penuh dengan peralatan elektronik seperti komputer, serta ruangan guru.

AKP Gede mengatakan, setelah kebakaran itu, Kepala SMA (Kepsek) 2, Budi Nirwana melapor ke pihak berwajib. Sehingga kepolisian dengan cepat bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian setelah api padam. Dari hasil olah TKP, polisian memang mendapati ada yang janggal. Petugas curiga karena menemukan minyak tanah dan sumbu.

“Dalam olah TKP Tim Reskrim dan Ident menemukan beberapa kejanggalan yang mengarah pidana. Seperti bau bensin dan minyak tanah di lokasi kejadian. Ditemukan sumbu yang disambung-sambung dan beberapa sumbu yang hangus terbakar,” bebernya.

Akibat kejadian itu, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Di samping melakukan olah TKP, polisian juga menemukan petunjuk. Seorang saksi yang juga merupakan siswa SMA 2 yang saat itu ikut memadamkan api, melihat seseorang yang mondar mandir di dekat TKP, namun tidak membantu memadamkan api.

“Setelah diperhatikan sesaat dan melihat ciri-ciri helm yang digunakan pelaku, maka saksi meyakini bahwa orang yang dilihatnya adalah gurunya sendiri bernama RNH. Dengan kesaksian tersebut, tim langsung mengamankan RNH,” ujarnya.

Kemudian tim melakukan pemeriksaan secara intensif serta melakukan penggeledahan ke rumah pelaku, dan menemukan kaus merah bertuliskan “young killer never die”seperti yang dilihat siswa tersebut. Selain itu juga celana pendek warna biru dengan les samping warna putih, sepatu boot warna hijau yang digunakan pelaku saat di TKP, serta motor Jupiter Z warna biru bernomor polisi KT 5779 TC yang tercium sedikit aroma minyak tanah di bagian tengah bawah motor.

loading...

0 Response to "Kesal kepada Kepsek, Guru Nekat Bakar Sekolah Ngaku Sering Dipersulit saat Mengurus Keperluan"

Posting Komentar