PAGE 2 Kepsek di Jember Nekat Langgar Hukum Demi Guru Honorer

PGRI prihatin, hingga tahun anggaran 2017 berakhir, sebagian besar GTT-PTT belum menerima honor.
Supriyono berharap Bupati Faida mengeluarkan diskresi agar honor yang pembayarannya melewati masa tahun anggaran tidak hangus dan tetap bisa diterima para guru.

"Jangan sampai hangus karena ini hak teman-teman. Kalau tidak dibayar, meski jumlahnya tidak siginifikan, ini ada penelantaran hak-hak kemanusiaan," katanya.

PGRI sudah jauh-jauh hari meminta agar honor itu tidak hangus.

"(Jika kemudian honor itu tidak bisa dibayarkan melebihi tahun anggaran) maka satu tahun ini mereka menjadi pekerja sosial yang tidak dibayar," kata Supriyono.

PGRI merekam ada 5.610 guru dan pegawai honorer sekolah dasar. Data ini sudah final. "Seandainya kurang, (data) ada di teman-teman MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) tingkat SMP, karena sebagian dikumpulkan di sana.

Saya pikir tidak besar (jumlahnya)," kata Supriyono. PGRI sudah dua kali melayangkan surat kepada Pemerintah Kabupaten Jember untuk menyelesaikan masalah ini. 
Sumber: beritajatim.com
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PAGE 2 Kepsek di Jember Nekat Langgar Hukum Demi Guru Honorer"

Posting Komentar