PAGE 2 Kesal kepada Kepsek, Guru Nekat Bakar Sekolah Ngaku Sering Dipersulit saat Mengurus Keperluan

“Dilakukan interogasi awal terhadap anak-anaknya pelaku, kemudian didapati petunjuk mengenai RNH sempat keluar rumah pada jam-jam yang diyakini sebagai jam dilakukannya pembakaran sekolah,” jelasnya.

Pelaku, RNH (40) sendiri merupakan pegawani negeri sipil (PNS) dan mengajar di SMA 2 Tanjung Selor. Dia beralamat di Jalan H. Thamrin, belakang Pasar Induk. Kepada polisi, TNH mengaku membakar sekolah karena sakit hati dengan kepala sekolahnya (kepsek). Pasalnya selama ini dia mengaku dipersulit setiap urusan dengan tersangka. Terlebih tersangka selama ini mengaku tipe orang yang sering mengkritisi kebijakan kepala sekolah.



“Dia sakit hati awalnya dan sengaja melakukan pembakaran pada pintu ruang guru dan pintu ruang TU menggunakan campuran bensin dan minyak tanah, hingga terbakar sebagian kedua ruangan. Pasal yang diberikan yakni Pasal 187 Ayat (1) KUHP,” tutupnya.

Sebelumnya, kabar duka datang dari Dinas Pendidikan di Bulungan. Pasalnya Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 yang berada di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur terbakar.

Kebakaran terjadi sekira pukul 19.30 Wita tadi malam (23/1). Api diduga berasal dari dua ruangan di sekolah itu. Yakni ruangan guru dan ruangan tata usaha. Nasib baiknya, tak ada korban jiwa yang ditemukan melainkan kerugian materil, sebab dua ruangan tersebut terbakar.

Saksi mata kejadian tersebut, Sudarsono (51) pertama kali melihat api menyala dengan begitu besar. Tak kuasa dirinya langsung berteriak meminta pertolongan. Saat itu api sudah menghanguskan dua ruangan. Beruntung tak merembet ke ruangan lain dan bangunan sekitar sekolah.

“Saya lihatnya memang sudah besar dari dua ruangan ini, TU sama ruang guru. Saya lari minta tolong kepada warga untuk padamkan,” ungkapnya kepada Kaltara Pos, kemarin (23/1).

Sudarsono mengatakan, saat itu dirinya hendak ke rumah anaknya. Tapi anaknya bilang kenapa ada api di sekolah itu. Sehingga dirinya langsung mendatangi sekolah tersebut yang kebetulan hanya di depan rumah anaknya. Bersama warga, dia memadamkan api dengan menggunakan air yang terdapat dalam bak profil saja.

“Tak ada mobil pemadam tadi, kami bisa padamkan apinya sekitar setengah jam. Sedikit terbantukan karena TU-nya langsung datang dan membuka pintu ruangan tersebut. Memang pintunya tertutup dengan pintu trails dan pintu kayu,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kasubbag Perencanaan Keuangan dan BMD Disdik Provinsi Kaltara ini.

Dia mengatakan, di ruang yang terbakar, dia menemukan sumbu minyak tanah. Dia curiga kejadian tersebut karena adanya unsur kesengajaan. Hal ini lantaran dia melihat ada sumbu dan bekas minyak tanah yang tercecer di sekitar kebakaran. “Ada sumbu sama minyak tanah dilantai,” bebernya.(mul)
loading...

0 Response to "PAGE 2 Kesal kepada Kepsek, Guru Nekat Bakar Sekolah Ngaku Sering Dipersulit saat Mengurus Keperluan"

Posting Komentar