PAGE 2 Masuk Sekolah Tanpa Tes Berkat Karate

Kini, jerih payah putra pasangan Sahirul Anwar dan Nova Indria itu mulai membuahkan hasil. Satu per satu gelar disabetnya. Pertama adalah juara satu usia 10 tahun putra. Seiring bertambahnya waktu, prestasi yang diraih Sony terus bertambah. Mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.

"Awalnya saya hanya ingin olahraga saja. Tapi lama-kelamaan saya pun menikmatinya. Alhamdulillah menjadi sarana untuk mendapatkan prestasi," kata Sony saat ditemui dikediamannya kawasan Lorong Tanjung Burung Utama Jalan Makrayu, Kota Palembang, Rabu (3/1).

Atlet Karate.

Capain tersebut membuat kedua orang tua Sony tersenyum bangga. Mereka selalu memberi dukungan kepada sang buah hati baik saat pertandingan maupun di luar pertandingan.

Sony sendiri semakin termotivasi untuk maraih gelar lebih banyak lagi. "Saya targetkan setiap pertandingan harus naik podium," tegas bocah yang sekarang duduk di bangku SMPN 13 Palembang tersebut.

Hasil latihan keras tak hanya berbuah prestasi. Sony banyak mendapatkan tawaran melanjutkan pendidikan setelah lulus dari SD. “Saya dipanggil di Sekolah Olahraga Nasional. Juga di SMPN 13. Semuanya tanpa tes,” ungkap Sony.

Dalam waktu dekat, Sony akan kembali mengikuti kejuaraan. Ia pun terus melakukan latihan agar kembali meraih juara. "Kata ibu, mumpung masih muda harus banyak latihan. Jadi nanti kalau sudah besar sudah terlatih. Kedepan cita-cita saya ingin jadi atlet Wadokai yang akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan Internasional,” tutup Sony.

Daftar prestasi M Sony Agung Pratama:

Juara 1 Kata Usia 10 tahun Putra 2015.
Juara 2 Komite Kejurnas Wadokai antar-kabupaten se-Indonesia.
Juara 1 Kata prapemula Kejurda Forki Piala Gubernur Sumsel 2016.
Juara 1 Kata prapemula Kejurda Wadokai Piala Bupati OI 2016. 
Juara 3 Komite prapemula Kejurda Wadokai 2016.
Juara 3 Komite 02SN 2016.

Sumber: www.jawapos.com
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PAGE 2 Masuk Sekolah Tanpa Tes Berkat Karate"

Posting Komentar