PAGE 3 13 Tips Membangun Komunikasi yang Efektif Antara Guru dan Siswa

Jika ada kasus seperti itu, maka sebaiknya tanyakanlah penyebab mengapa ia mendapat nilai buruk. Karena kritik dan pemberian label seperti itu, hanya akan membuat siswa semakin merasa bersalah dan kehilangan kepercayaan diri.

5. Jadilah pendengar yang baik
Seorang guru yang tidak hanya sibuk memberi arahan tapi juga mampu menjadi pendengar yang baik manakala siswanya memberikan pendapat tentu akan mendapat nilai plus tersendiri di mata para siswanya.




Siswa yang diberi kesempatan mengutarakan pendapat tentu akan senang bukan main. Hal itu karena ia merasa dihargai.  Jadi, menunjukkan perhatian dan memberi tanggapan yang positif adalah tindakan terbaik.

6. Perhatikan komunikasi non verbal
Dalam pembelajaran, bukan hanya komunikasi verbal saja yang dibutuhkan tapi juga komunikasi non verbal. Gerakan seperti kening berkerut tanda berpikir keras atau menggelangkan kepala tanda menolak merupakan contoh komunikasi non verbal. Seorang guru sebaiknya harus bisa membaca hal tersebut. Misalnya ada seorang siswa yang sedang menguap sambil merenggangkan tangan.

Hal itu menandakan bahwa siswa tersebut mengantuk atau mungkin saja bosan dengan materi yang dibawakan oleh sang guru. Jika sudah begini, sang gurulah yang harus membaca situasi. Mungkin bisa memberikan selingan dengan memberikan sedikit permainan kecil yang menghibur.

loading...

0 Response to "PAGE 3 13 Tips Membangun Komunikasi yang Efektif Antara Guru dan Siswa"

Posting Komentar