PAGE 3 TIPS MENGHADAPI SISWA YANG BERAGAM

Agar siswa berhasil melaksanakan tugas atau berhasil mencapai tujuan yang diharapkan, maka guru harus membuat siswa kuat–membuat siswa mampu. 

Caranya? Latih mereka dengan keterampilan-keterampilan khusus yang dibutuhkan, misalnya: cara membaca (membaca cepat, membaca indah, membaca untuk pemahaman), cara mencatat (membuat peta pikiran, menemukan inti paragraf untuk disalin), cara menghafal (mnemonik, jembatan keledai), cara cepat menyelesaikan persoalan-persoalan matematika, dan cara-cara praktis lainnya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dengan cepat dan tepat.



Jadikan pembelajaran berupa fragmen-fragmen kecil. Misalnya, contoh di SD, dalam pembelajaran tatap muka dengan waktu 70 menit (dua jam pembelajaran), kegiatannya harus dibuat bervariasi, minimal lima macam kegiatan dengan perkiraan waktu rata-rata setiap kegiatan 10 dan 15 menit. 

Ada ceramah (pengantar, penjelasan singkat, simpulan), kegiatan membaca sendiri bagi siswa, menceritakan dengan kalimat sendiri oleh siswa, membuat catatan poin-poin penting, menjelaskan catatan, mengajar teman sebaya, membuat lagu, mengamati objek tertentu dan menyampaikan laporan pengamatan, dan penilaian.

Dalam kegiatan yang bervariasi tersebut, guru harus memastikan bahwa semua siswa terpenuhi kebutuhannya. Misalnya siswa yang visual harus mendapatkan kesempatan yang baik untuk menggunakan penglihatnnya dalam belajar (bacaan, gambar, grafik, dan lain-lain). 

Siswa auditorial harus mendapatkan kesempatan untuk berbicara atau mendengar dalam belajar (mendengarkan cerita, menceritakan kembali, mendengarkan penjelasan atau menjelaskan kepada teman sebaya, diskusi dan laporan lisan, dan lain-lain). 

loading...

0 Response to "PAGE 3 TIPS MENGHADAPI SISWA YANG BERAGAM"

Posting Komentar