PAGE 4 PTN Coret Sekolah yang Ubah Rapor

Abdul Fikri mengatakan, SNMPTN memang penerimaan mahasiswa tanpa tes sehingga data yang paling relevan untuk mengukurnya ialah nilai rapor. Dia mengatakan, nilai rapor lebih relevan daripada tes tertulis sesaat. Hal ini disebabkan jawaban siswa saat tes sangat dipengaruhi kondisi siswa baik fisik dan psikis, waktu, tempat, dan suasana tes. 

Sedangkan nilai rapor adalah dokumen pencapaian daya serap siswa selama sekolah di tiap mata pelajaran. Selain itu, rapor juga menunjukkan prestasi siswa sehingga dinilai sedikit lebih akurat daripada tes sesaat.
Pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Said Hamid Hasan menyebut, jika niatnya mau menipu, memang bisa saja sekolah memanipulasi data.



Namun, sekolah harus melakukan pengolahan data yang sangat rumit. Sekolah diwajibkan juga memasukkan data siswa melalui data pokok pendidikan (Dapodik). ”Sebab sekolah harus melalui Dapodik. Itu sangat rumit dan hampir dikatakan tidakmung kin,” katanya. 

Terpisah, Ketua Panitia SNMPTN dan Seleksi Ber sama MasukPerguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 Ravik Karsidi menyatakan, siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di jenjang SMA layak men da patkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN. 

Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dan tinggi, sekolah diberi peran da lam proses seleksinya. Dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi ke hormatan sebagai bagian dari pendidikan karakter. 

”PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa yang dijadikan sumber utama SNMPTN,”katanya. (Neneng Zubaidah)   
loading...

0 Response to "PAGE 4 PTN Coret Sekolah yang Ubah Rapor"

Posting Komentar