PAGE 5 TIPS MENJADI GURU YANG "ASYIK" BAGI SEMUA SISWA

Nah, jadi penting untuk senyum karena rasa bahagia yang ditunjukkan dengan senyum kita ini akan direspon murid dengan perasaan yang sama.  Dari sini kita pun tahu bahwa memang benar jika dikatakan "senyum itu menular".

Setelah itu, berhentilah tidak jauh di dekat pintu ketika sudah masuk ke dalam kelas. Sebelum duduk ke meja guru, kita bisa memulai dengan menanyakan kabar mereka, melihat-lihat apakah ada masalah pada murid kita, siapa yang tidak masuk, kenapa si anu tidak masuk, bagaimana pelajaran sebelumnya, banyak pr atau tidak tidak, dan lain-lain. 



Dari jawaban-jawaban mereka kita bisa bertindak seolah-olah sebagai teman curhat mereka, misalnya sebelumnya mereka belajar dengan guru yang ternyata tidak mereka sukai atau ada dari antara mereka yang terkena kasus perkelahian, pertama-tama kita bisa memberikan penghargaan dan pengertian kita untuk memberikan persepsi bahwa kita ada di pihak mereka. 

Tapi ingat, walau pun misalnya kita tidak sependapat atau sejalan dengan tindakan guru sebelumnya atau kita tidak sependapat dengan cara penyelesaian kasus perkelahian murid, kita tetap harus menjadi pihak penengah, jangan sampai kita justru mengajarkan murid-murid kita untuk menjelek-jelekkan orang lain. 

Hal ini memang, saya rasa, biasa dihadapi oleh guru-guru idealis dan dan mempunyai wawasan kependidikan modern yang tidak sama dengan cara-cara guru konvensional, misalkan saja masih ada guru yang masih suka mencela anak dan melabeli anak dengan sebutan-sebutan negatif.    

MEMULAI KELAS

Pastikan murid relaks dan siap belajar

loading...

0 Response to "PAGE 5 TIPS MENJADI GURU YANG "ASYIK" BAGI SEMUA SISWA"

Posting Komentar