Permendagri Nomor 12/2017 Berdampak Adanya Rasionalisasi Tenaga Honorer

Permendagri Nomor 12 Tahun 2017, membuat Badan Kepegawaian Daerah seluruh Indonesia harus mengatur ulang struktur organisasi setiap OPD. Akibatnya, jumlah tenaga honorer harus dikurangi.

"Ketentuannya ada OPD yang digabungkan dan dihilangkan, oleh karena itu konsekuensinya adalah pengurangan jumlah satuan OPD di provinsi dan kabupaten/kota," ujar Kepala BKD Jawa Barat, Sumarwan Hadisumarto, kepada Tribun Jabar, di Kantor BKD Jawa Barat, Kamis (4/1/2018).



Berdasarkan penghitungan Biro Organisasi BKD, jumlah tenaga honorer yang akan dikurangi mencapai setengahnya.

Sehingga jumlah tenaga honorer sekira 4.500, akan berkurang hingga sekira 2.000.

"Contoh, pelayanan IT ngga boleh lebih dari 10 orang, kalau sekarang ad 15 orang, berarti lima orang dihilangkan. Anggarannya kan hanya untuk 10 orang," ujarnya.

loading...

0 Response to "Permendagri Nomor 12/2017 Berdampak Adanya Rasionalisasi Tenaga Honorer"

Posting Komentar