PAGE 2 DATA ULANG HONORER K2

Namun, DPR meminta FHK2I mendata ulang para guru honorer untuk dilaporkan ke MenPAN-RB. “Sebulan terakhir kami mendata ulang honorer K2, dan akan selesai pertengahan bulan ini,” ujarnya. Dalam pendataan ini pihaknya akan melihat SK honorer K2 pertama terhitung 1 Januari 2005 dan SK terakhir sampai saat ini untuk memastikan honorer aktif atau tidak.

“Kami juga minta nomor tes CPNS 2013 lalu. Jadi yang namanya honorer K2 ini, mereka yang tidak lulus tes CPNS tahun 2013 lalu tapi sudah diverifikasi,” imbuhnya. Di Sumsel jumlah honorer K2 ada 7.033 orang dan 80 persen merupakan tenaga guru. Di Indonesia jumlahnya mencapai 439.556 orang.
Dari data ini kemudian nanti akan dibahas kembali DPR bersama KemenPAN RB sekitar Maret nanti setelah masa reses dewan. “Saat itu mungkin nanti dibahas teknis pengangkatan honorer K2 ini seperti apa. Supaya tak menyalahi UU ASN, maka DPR sudah berinisiatif merancang draft revisi ASN yang intinya bisa mengangkat honorer menjadi CPNS,” bebernya.

Teknis pengangkatan maupun revisi UU ASN akan dibahas saat itu, sekaligus menyinkronkan dengan kebijakan MenPAN RB. Pihaknya berharap tahun ini juga bisa direalisasika bersamaan dengan rencana penerimaan CPNS jalur umum. “Kita berharap untuk honorer K2 ini diangkat tanpa tes, tapi cukup verifikasi berkas. Meskipun pengangkatannya bertahap sesuai kuota, kebutuhan daerah, usia, maupun masa kerja,” tuturnya.

Lalu bagaimana guru honorer sekolah? Kata Syahrial, tetap dibuka peluang tapi saat ini menyelesaikan honorer K2 dulu. “Untuk sementara honorer sekolah bisa ikuti tes CPNS jalur umum dengan umur maksimal 35 tahun,” tuturnya.Pihaknya berharap tak ada lagi honorer yang gajinya tidak layak, tetapi harus setara UMR. Diangkat CPNS adalah salah satu jalannya.

Bagaimana honorer di kabupaten/kota? Kepala Dinas Pendidikan OKI, H Masherdata Musa’i, mengatakan, untuk jumlah guru honorer di OKI saat ini sekitar 2.500 orang. Mereka yang masuk K2 kurang lebih 900 orang. “Tersebar di sejumlah sekolah di OKI,” tuturnya.

Lama masa kerja mereka beragam. Gaji mengajar tergantung kebijakan masing -masing komite sekolah maupun yayasan. Masherdata menyambut baik rencana pemerintah pusat mengangkat CPNS dari kalangan honorer.

Banyak dari guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi. Usia mereka kini tak muda lagi. “Jadi wajar saja kalau mereka mendapatkan penghargaan dengan diangkat menjadi PNS,” imbuhnya .

Untuk jumlah kekurangan PNS, pihaknya masih melakukan inventarisir keseluruhan. Ia mencontohkan, untuk sekolah di daerah pinggiran, guru PNS paling hanya satu atau dua orang. Selebihnya merupakan guru honorer.
loading...

0 Response to "PAGE 2 DATA ULANG HONORER K2"

Posting Komentar